Health Magazine mengungkap 12 anatomi ruang kantor sebagai salah satu usaha agar para karyawan dapat menjaga kesehatan selama berada di ruang kantor.
Berikut ini adalah 12 anatomi ruang kantor yang merupakan upaya untuk menjaga agar karyawan tetap sehat selama bekerja di ruang kantor.
1.Kursi yang Nyaman
Gunakan kursi kantor dengan sandaran yang nyaman, tinggi kursi bisa disesuaikan, dan dilengkapi dengan handle kursi tempat meletakan tangan sehingga kita dapat duduk dengan posisi paha dan lutut yang tegak lurus.
2.Penempatan Monitor Komputer yang Tepat
Penempatan Monitor Komputer yang lurus dengan mata sejauh 45-65 cm adalah untuk kenyamaan mata dan leher saat bekerja. Hindari menempatkan monitor dekat jendela untuk mencegah kelelahan dan silau pada mata.
3.Warna yang Nyaman
Gunakan warna adem dan nyaman seperti warna lavender/l embayung muda pada kantor yang juga berfugsi mengurangi stress, sebagaimana diungapkan oleh Leatrice Eiseman, executive director of the Pantone Color Institute dan penulis buku "Color Messages and Meanings".
4.Mengetik dengan Nyaman
Aktivitas mengetik hendaklah dlakukan dengan posisi yang tegak dan posisi tangan yang nyaman.
5.Mengendalikan Suara
Kendalikan suara di ruang kantor seperti musik yang terlalu keras dapat menggunakan earphone saja, suara bising mesin yang dapat diredam dengan memasang lapisan kedap suara di ruang kantor, dan upaya upaya mengendalian suara lainnya.
6.Ruang Kantor yang Hijau
Ciptakan suasana kantor yang hijau dengan tetap menjaga kesegaran udara, meletakan tanaman berbunga, dan upaya upaya lainnya sesuai kreativitas kita.
7.Ruang Kantor Terkena Sinar Matahari yang Cukup
Sinar matahari yang cukup menyinari kantor dapat meningkatkan kimia serotonin pada otak yang berfungsi menenangkan, dan juga mencegah ngantuk ketika bekerja.
8.Aroma Lembut di Ruang Kantor
Tempatka sumber sumber aroma yang lembut di ruang kantor sebagai aromatherapy seperti aroma wangi lembut dari bunga lili, dsb.
9.Pencahayaan yang Tepat
Gunakan lampu dengan pencahayaan yang tepat atau juga dapat menggunakan lampu meja pada tiap meja karyawan.
10.Posisi Tubuh dalam Menggunakan Telepon
Hindari menjepit telepon dengan bahu dan leher agar tidak terena sakit leher dan bahu dan disarankan menggunakan headset ketika menelepon.
11.Suhu yang Tepat
Pastikan ruang kantor selalu dalam suhu yang tepat, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
12.Interior Kantor yang Tepat
Interior atau penempatan benda benda di dalam ruang kantor hendaklah disusun dengan rapih sehinga enak dipandang dan nyaman digunakan.
Semoga kantor Anda selalu nyaman, sehat dan bikin betah, namun jangan lupa untuk pulang ketika jam kantor berakhir….:)
Salam Safety
(by Widi Safari)
15 September 2012
12 Anatomi Ruang Kantor yang Sehat
Diposting oleh
agung
di
18.04
0
komentar
15 Agustus 2012
Kenapa Fokus dan Kinerja Karyawan Berkurang
NASA mempublikasikan sebuah studi tentang salah satu peyebab berkurangnya kemampuan fokus dan kinerja karyawan.
Dalam majalah EHS Magazine, dikutip sebuah Studi NASA terhadap kinerja para operator telegraph key yang menunjukkan beberapa hasil yaitu:
* Pada suhu 26°C, para operator membuat kesalahan 5 kali dalam satu jam dan 19 kesalahan setelah 3 jam
* Pada suhu 32°C, para operator membuat 9 kesalahan per jam dan 27 kesalahan setelah 3 jam
* Pada suhu 35°C, para operator membuat 60 kesalahan per jam dan 138 kesalahan setelah 3 jam
Walaupun kesalahan kesalahan operator tersebut tidak terlalu signifikan, namun lingkungan kerja degan suhu panas tadi akan menghasilkan kesalahan yang setara dengan jenis pekerjaan sejenis.
Studi lain dihasilkan juga oleh Gopinthan et al2, mengenai efek dehidrasi terhadap mental dan pengambilan keputusan yang berujung ada peningkatan angka kecelakaan kerja. Dinyatakan dalam studi tersebut bahwa dehidrasi pada angka 2% saja sudah dapat menyebabkan penurunan fungsi dan kuantitas pada berat tubuh, penglihatan, ingatan jangka pendek, konsentrasi, dan kemampuan berhitung . Bahkan pada angka 4 % dehdrasi, dapat mengurangi sebanyak 23 % reaksi tubuh ketika bekerja.
Pada suhu 35°C, tubuh membebaskan suhu panas melalui pengeluaran keringat yang berasal dari pemompaan 48% darah di dalam tubuh menuju kulit. Kondisi tersebutlah yang menyebabkan dehidrasi dan pengurangan asupan darah hingga setengahnya menuju organ tubuh, otot dan otak yang pada akhirnya menjadi penyebab pula dari beberapa kondisi seperti vertigo, berkurangnya kemampuan fokus dan kinerja, tubuh menjadi lemah, sakit kepala, sakit pada organ tubuh, hingga hilangnya kesadaran.
Tampaknya berbagai upaya seperti menyediakan asupan air ntuk karyawan dan menyediakan kondisi sejuk bagi karyawan melalui ruangan yang sejuk hingga penyediaan pakaian yang dapat mengatasi suhu panas, dan pelatihan ntuk mencegah dan mengatasi dehidrasi, menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya dehidrasi yang menyebabkan fokus dan kinerja karyawan berkurang.
Sumber: Lorco
Diposting oleh
agung
di
17.49
0
komentar
